City Akan Jual Iheanacho Musim Depan

City Akan Jual Iheanacho Musim Depan

Ada banyak sekali topk yang bisa dibicarakan dalam dunia persepakbolaan. Salah satunya adalah transfer pemain. Hal seperti ini menjadi sesuatu yang sangat wajar, terutama pada saat mendekati musim bursa transfer. Salah satu tim yang terkenal di dunia pun tampaknya juga akan mengadakan transfer pemain ini, yaitu tim sepak bola Manchester City.

 

Seperti yang kita tahu, adanya transfer pemain juga sering dilakukan oleh tim sepak bola dari mana pun. Hal seperti ini juga menjadi salah satu kebijakan, terutama jika tim merasa ada yang perlu dibenahi dari pihaknya. Maka, hal yang sama pun terjadi pada tim sepak bola Manchester City yang kabarnya akan melakukan transfer pemain untuk musim depan.

 

Transfer Pemain

Melakukan transfer pemain pada umumnya merupakan sesuatu yang sudah menjadi keputusan tim, berdasarkan beberapa hal penting. Maka, tim sepak bola Manchester City yang juga akan melakukan transfer pemain sudah menyiapkan bberapa hal yang menjadi dasar dari pengambilan keputusan ini, yang dirasa perlu agar tak mematikan perkembangan pemainnya.

 

Lalu, seperti apa kira-kira ulasan mengenai tim sepak bola Manchester City yang akan mentransfer salah seorang pemainnya? Siapa nama pemain yang akan ditransfer tersebut? mengapa pemain tersebut ditransfer pada musim depan? Untuk menjawab beberapa hal yang ada di atas, tak ada salahnya jika Anda menyimak informasi yang sudah ada di bawah ini.

 

City Akan Transfer Pemainnya Untuk Musim Depan

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, tim sepak bola Manchester City akan melakukan transfer kepada Kelechi Iheanacho, penyerang muda mereka pada bursa transfer yang akan datang. Hal ni terjadi karena Iheanacho tak masuk dalam rencana yang sudah disiapka oleh Josep Guardiola selaku pelatih, untuk perombakan besar musim depan dari tim yang satu ini.

 

Tak hanya itu, ternyata tim sepak bola Manchester City pun sedang membutuhkan dana tambahan guna membayar pengeluaran dalam jumlah besar yang akan mereka lakukan di musim panas mendatang. Ada beberapa nama besar yang sudah didapatkan oleh Guardiola. Hal ini bisa direalisasikan dan membutuhkan sejumlah dana yang tentu saja jumlahnya tak sedikit.

 

tim sepak bola Manchester City juga menetapkan kebijakan dengan menjual beberapa orang pemain yang masih mempunyai potensi. Sementara itu, parapemain senior yang telah berumur seperti Bacary Sagna atau Pablo Zabaleta akan dilepas gratis begitu saja, karena kontrak mereka tak diperpanjang.

 

Klub besar Bundesliga yang bernama Borussia Dortmund menjadi salah satu pihak yang berminat untuk membeli Kelechi Iheanacho. Tak hanya itu, ternyata ada juga klub Liga Primer Sunderland dan Hoffenheim yang juga sangat menginginkan pemain tim sepak bola Manchester City tersebut sebagai pemain pinjaman.

 

Hanya saja, klub sepak bola yang ingin menarik Kelechi Iheanacho secara permanen, tim sepak bola Manchester City menetapkan harga sebesar 20 juta poundsterling atau sebesar Rp 343 miliar.

 

Sebetulnya, Iheanacho masih masuk ke rencana tim sepak bola Manchester City sampai paruh pertama di musim ini. Namun, pada bulan Januari lalu kedatangan Gabriel Jesus membuat pemain sepak bola yang berusia 20 tahun ini tak lagi dipilih oleh Pep. Ia pun terpaksa harus segera meninggalkan Etihad bila tak ingin masa depan dirinya semakin hancur.

 

Setelah membaca ulasan di atas, Anda sudah mendapat jawaban bukan dari pertanyaan yang ada di atas?

Alexis Sanchez Dan Pierre Emerick Aubameyang Diincar Paris Saint Germain

Alexis Sanchez Dan Pierre Emerick Aubameyang Diincar Paris Saint Germain

Raksasa Perancis Paris Saint Germain dikabarkan tertarik untuk mendatangkan penyerang Pierre Emerick Aubameyang dari Borussia Dortmund pada bursa transfer musim panas mendatang. Namun pihak pengurus klub mengaku fokus mereka untuk mendapatkan kekuatan baru di lini depan ada pada diri seorang Alexis Sanchez oleh Bursa Taruhan Bola Sbobet. Direktur Sepakbola Paris Saint Germain Patrick Kluivert disebut – sebut telah mencoba melakukan kontak dengan pihak Aubameyang melalui sang ayah. Jika benar Paris Saint Germain ingin mendatangkan Aubameyang, mereka sepertinya harus siap bersaing dengan beberapa klub Liga Primer Inggris yang juga dikabarkan sangat ingin merekrut penyerang internasional Gabon tersebut. Kubu Paris Saint Germain memang belum mengajukan tawaran untuk mendapatkan Aubameyang karena fokus mereka masih mendapatkan Alexis Sanchez dari Arsenal.

 

Alexis Sanchez masih memiliki sisa kontrak selama 1 tahun di Arsenal dan jika kubu Arsenal tidak ingin kehilangan sang pemain dengan status free transfer pada musim panas 2018 mendatang; maka pilihan mereka hanya memperpanjang kontrak sang pemain atau menjualnya di bursa transfer musim panas tahun ini. Pihak Arsenal dikabarkan telah memasang banderol harga senilai 40 juta Euro sementara pihak Borussia Dortmund dikabarkan meminta transfer senilai 70 juta Euro untuk mendapatkan seorang Pierre Emerick Aubameyang. Dari segi harga; Aleixis Sanchez sepertinya merupakan pilihan yang lebih realistis. Namun di sisi lain; seorang Aubameyang memiliki kelebihan pada kemampuan berbahasa Perancis dan telah mengenal kultur Ligue 1.

 

Seorang Aubameyang memiliki kesamaan dengan Alexis Sanchez berdasar gaya bermain. Keduanya lebih banyak menyerang dari sisi tengah lapangan dan kondisi tersebut akan memberi kompetisi pada seorang Edinson Cavani yang menjadi penyerang utama di musim ini. Jika Paris Saint Germain merekrut Alexis Sanchez Cavani sepertinya akan tetap menempati posisi sebagai penyerang tengah. Situasi akan berbeda jika merekrut Aubameyang dan posisi Cavani dapat kembali dimainkan melebar seperti saat Paris Saint Germain memiliki seorang Zlatan Ibrahimovic. Masalah keuangan sepertinya tidak akan menjadi ganjalan bagi pihak Paris Saint Germain. Terutama setelah pihak UEFA menarik pembatasan belanja pada pihak klub Paris Saint Germain terkait dengan aturan financial fair play.

Manuel Neuer adalah anak gawang di pertandingan Final UCL 2004 ketika Mourinho membawa Porto menjadi juara

Ketika Manuel Neuer Jadi Anak Gawang di Final UCL 2004

john-friend.net Manuel Neuer di Final UCL 2004 – Membangun prestasi dan eksistensi sebagai pemain sepak bola bukanlah hal yang mudah. Karena semakin tenar seorang pemain bola, maka akan semakin kencang angin berhembus atau halangan yang akan dihadapi. Seperti kedudukan Manuel Neuer di Final Uefa Champions League 2004 ini.

 

Perjuangan menjadi seorang pemain sepak bola adalah hal yang sangat berat. Tidak semudah membalikkan telapak tangan. Apalagi untuk masuk dalam klub sepak bola dunia yang sangat terkenal, proses seleksi yang ketat harus dilalui dengan baik. Karena yang dibutuhkan adalah kualitas bukan hanya eksistensi fisik semata.

 

Para pemain sepak bola selalu keren karena memang mereka didukung dengan tubuh yang atletis hasil dari latihan yang mereka tekuni. Maka dari itulah mereka memiliki penampilan yang selalu fresh. Alhasil para penggemar sepak bola bukan hanya mengagumi para prestasi klub sepak bola, tetapi juga penampilan para pemainnya. Bahkan mereka banyak terinspirasi dengan mereka.

 

Manuel Neuer adalah salah satu pemain sepak bola andalan dari tim Schalke 04. Sudah dapat kita bayangkan, jika kemampuan Neuer sangatlah bagus dan berkualitas. Terbukti bahwa dia menjadi bagian dari klub Manchester United yang ternama.

 

Salah satu prestasi Neuer adalah mengantarkan kemenangan bagi Schalke di babak Final Liga Champions 2004 dengan mengalahkan Manchester United, Inter Milan, dan Wesley Sneijder. Ini adalah bukti keahlian Neuer yang luar biasa.

 

Bahkan, ketika Neuer masih menjadi anak gawang di pertandingan Final UCL 2004. Di pertandingan itu, dia telah membantu Mourinho membawa Porto menjadi juara. Keahliannya ini sudah tampak sejak saat itu.

 

Keberhasilan dari Neuer ini adalah buah dari impiannya yang ingin menjadi seorang Ball Boy. Kemudian dia membuktikannya dengan penampilan terbaiknya di Final Liga Champions 2004. Selama liga berlangsung, Neuer telah menghantarkan FC Porto untuk mendapatkan skor 3-0 atas Monaco.

 

Tidak bisa dibayangkan sebelumnya bahwa Neuer adalah seorang anak gawang. artinya, bahwa Neuer adalah seorang petugas pemungut bola. Dia bukanlah seorang pemain sepak bola. Namun ketika dia menjalani profesi itu, dia telah mengantarkan salah satu tim hebat, Fc Porto menjadi juara.

 

Namun untuk kini, Neuer bukan lagi petugas pemungut bola, melainkan sudah menjadi bagian dari lapangan hijau. Dia sudah menjadi seorang pemain sepak bola yang professional bersama dengan tim Schalke 04.

 

Manuel Neuer di Final UCL 2004 ini pun menjadi sebuah mimpi bagi Neuer, karena dia tidak pernah menyangka kalau dia sekarang sudah benar-benar menjadi salah satu pemain sepak bola terkenal. Dia selalu berusaha menampilkan yang terbaik sekuat tenaganya.

 

Kehadiran Manuel Neuer di Final UCL 2004 ini menjadi angin segar untuk dunia sepak bola internasional. Karena dunia sepak bola membutuhkan pemain-pemain baru yang handal di bidangnya, sehingga kualitas permainan akan selalu meningkat.

Dimitar Berbatov pernah diculik seusai ia berlatih di klub masa remajanya

Pengalaman Pahit “Di Culik” Dimitar Berbatov di Masa Remajanya

Pengalaman yang kita dimiliki adalah pelajaran yang berharga. Tidak akan pernah bisa tergantikan oleh apapun. Seperti apa yang telah dialami oleh Dimitar Berbatov, pemain sepak bola ternama dari klub Manchester United. Dimitar Berbatov pernah diculik ketika dia masih remaja.

 

Tidak ada orang yang tidak memiliki pengalaman. Ketika menginjak masa remaja, pasti akan banyak hal baru yang kita alami. Bukan mustahil hal-hal tersebut akan melekat kuat dan tertanam dalam sanubari  dan ingatan sampai tua.

 

Seperti apa yang dialami oleh Dimitar Berbatov pernah diculik ini. didapati oleh agen sbobet online, Sebuah pengalaman yang sangat berharga dan tidak akan dilupakan. Penculikan adalah tindakan criminal yang sangat besar sekali efeknya untuk psikologi anak, karena target penculikan yang paling besar adalah anak-anak.

 

Kronologi tentang Dimitar Berbatov pernah diculik

Siapa anak yang tidak sedih dan kaget jika mereka diajak atau dibawa oleh orang yang tidak dikenal, karena orang dewasa yang mereka ketahui hanyalah kedua orangtua mereka. Sehingga ketika ada orang lain yang berusaha mendekati mereka, mereka akan kebingungan.

 

 

Begitupun dengan masa remaja Berbatov. Dimitar Berbatov pernah diculik oleh klub sepak bola yunior lain untuk mau masuk menjadi salah satu pemainnya. Kasus penculikan Berbatov ini memang berbeda dengan kasus penculikan biasanya. Karena memang profesi sebagai pemain sepak bola sudah digelutinya sejak remaja, jadi yang menginginkannya juga orang-orang yang masih berkecimpung di dunia olahraga sepak bola ini.

 

Motif para penculik yang menculik Berbatov ini sudahlah jelas, yakni menginginkan Berbatov untuk menjadi bagian dari klub sepak bolanya. Penculikan ini adalah imbas dari persaingan ketat antar klub-klub sepak bola yang ada. Ternyata bukan hanya tim sepak bola senior saja yang melakukan persaingan hebat, melainkan klub sepak bola junior juga.

 

 

Kronologi Dimitar Berbatov pernah diculik tersebut adalah ketika Berbatov memperkuat tim Manchester United junior di CSKA Sofia. Ini menandakan bahwa memang Berbatov sangat berbakat karena seleksi untuk menjadi pemain Manchester United Junior sangatlah ketat.

 

 

Keahlian yang sangat hebat dari Berbatov ini kemudian banyak klub yang menginginkannya. Namun cara mereka salah. Ketika menawari Berbatov dengan cara yang biasa, tetapi mereka selalu gagal. menurut judi bola online, Kemudian mereka menggunakan cara yang criminal, yakni dengan cara menyulik Berbatov.

 

Dimitar Berbatov pernah diculik oleh para klub sepak bola lainnya. mereka sangat menginginkan Berbatov. Namun dalam insiden penculikan itu, Berbatov berhasil untuk diselamatkan ayahnya sendiri. Ketika dalam penculikan, Berbatov langsung menghubungi ayahnya, sehingga dia berhasil untuk selamat.

 

Pengalaman Dimitar Berbatov pernah diculik ini sangat mengerikan, dan menandakan bahwa persaingan di dunia sepak bola sangatlah keras. Tidak pandang bulu dan tidak pandang usia. Sebuah pengalaman berharga yang bisa dijadikan pelajaran hidup yang penting, bahwa kehendak itu harus dicapai dengan cara yang bersih. Pemaksaan bukanlah cara yang menyelesaikan.

Persipura berada di peringkat 176 d daftar peringkat klub terbaik versi IFFHS periode Agustus 2010

Persipura Pernah Berada di Atas Lazio dan Parma Versi IFFHS 2010/2011

Permainan sepak bola bukan sekedar permainan, melainkan sudah menjadi laga pertandingan dunia yang tidak pernah pudar eksistensinya. Semakin banyak pendukung olahraga ini dari agen sbobet terpercaya, baik untuk tim nasional maupun internasional. Ada fakta menarik tentang prestasi tim sepak bola nasional, yaitu posisi peringkat  Persipura di atas Lazio & Parma.

 

Sebuah hasil yang mencengangkan. Persipura adalah klub sepak bola nasional yang berasal dari ujung timur Indonesia. Keberaniannya untuk mendongkrak prestasi di kalangan internasional patut diacungi jempol.

 

Posisi peringkat Persipura di atas Lazio & Parma ini terjadi di selama 9 bulan lamanya, yaitu mulai bulan Agustus 2010 sampai dengan Juli 2011. Sebuah prestasi yang mencengangkan, mengingat Persipura adalah tim nasional yang bisa mengungguli posisi tim internasional.

 

Prestasi Persipura di atas Lazio & Parma ini bukanlah isapan jempol semata, karena memang benar-benar fakta menarik yang pernah terjadi. Sebuah sejarah besar dalam dunia sepak bola di Indonesia. menurut agen sbobet Prestasi ini luput dari perhatian masyarakat umumnya dan para penggemar sepak bola khususnya.

 

Fakta tentang posisi Persipura di atas Lazio & Parma ini dihimpun dengan baik oleh IFFHS atau International Federation of Football History dan Statistics. Sebuah organisasi klub sepak bola dunia yang menyatakan bahwa klub sepak bola nasional milik Indonesia mampu menyumbangkan prestasi terbaiknya di kancah internasional.

 

Prestasi Persipura versi IFFHS

Dalam prestasi Persipura versi IFFHS  ini, dinyatakan bahwa posisi Persipura berada di tangga 176 dunia. Posisinya ini telah meningkat dari posisi sebelumnya. Karena sebelumnya Persipura berada di posisi 207. Sebuah loncatan posisi yang sangat signifikan.

 

Di posisi 176 ini, Persipura di atas Lazio & Parma. Dengan Lazio, Persipura berada 3 posisi di atasnya, yakni Lazio berada di posisi 179. Kemudian dengan Parma, Persipura berada di atas jauh, yakni selisih 24 tangga. Parma saat itu berada di posisi 200. Sebuah prestasi gemilang yang seharusnya tidak luput dari perhatian dunia.

 

Dengan posisi Persipura di atas Lazio & Parma pada musim 2010/2011 ini, banyak orang yang bangga. Salah satunya adalah pelatih Persipura, Jacksen F Tiago, dilansir dari kompas. Dia menyatakan kebanggaannya mendengar berita prestasi Persipura versi IFFHS ini. Dia menambahkan bahwa prestasi Persipura ini adalah buah hasil kerja sama dan kerja keras serta doa dari semua pihak.

 

Jacksen juga menyatakan bahwa posisi Persipura di atas Lazio & Parma ini adalah bukti nyata bahwa Persipura memang patut untuk dibanggakan dan harus tetap maju di laga internasional. Sehingga dunia akan semakin mengenal dekat dengan Persipura.

 

Fakta prestasi Persipura versi IFFHS ini membuktikan bahwa dunia sepak bola nasional terus berkembang dan disambut baik oleh dunia internasional. Sebuah pencapaian luar biasa yang luput dari sorotan. Maju terus persepakbolaan nasional.